KUPANG, Bintang-1.com /Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Provinsi NTT Tahun 2027 di Hotel Aston Kupang, Kamis, 7/5/2026.
Melki Laka Lena menegaskan Musrenbang bukan agenda rutin, melainkan forum strategis menyatukan visi pembangunan daerah agar terukur dan berdampak nyata. “Kita ingin memastikan perencanaan berjalan selaras dan berorientasi hasil bagi masyarakat NTT,” ujarnya.
RKPD 2027 Usung Tema Layanan Dasar dan Produktivitas
RKPD 2027 menjadi penjabaran tahun ketiga RPJMD NTT 2025–2029. Tema yang diusung “Peningkatan Layanan Dasar, Sumber Daya Manusia, dan Produktivitas Perekonomian”. Pemprov NTT berkomitmen memperluas akses layanan dasar sekaligus memperkuat daya saing SDM dan ekonomi daerah.
5 Prioritas Utama Pembangunan NTT 2027
Gubernur Melki memaparkan lima prioritas utama. Pertama, meningkatkan kualitas layanan dasar dan SDM. Pemprov NTT fokus menurunkan stunting dari 37% tahun 2024 menjadi 30,70% pada 2027, meningkatkan mutu pendidikan, vokasi, dan pengentasan kemiskinan.

Kedua, mendorong produktivitas dan transformasi ekonomi. Pemprov NTT menggenjot hilirisasi pertanian, peternakan, perikanan, dan pariwisata. Gubernur memperkuat program OVOP, OCOP, dan OSOP agar produk unggulan daerah punya nilai tambah. “Kita perkuat pemasaran lewat NTT Mart di 22 kabupaten/kota dan marketplace digital,” tegasnya.
Ketiga, meningkatkan konektivitas dan infrastruktur dasar. Sebagai provinsi kepulauan, Melki menyebut transportasi, air bersih, listrik, dan perumahan jadi kunci pemerataan. Keempat, memperkuat ketahanan lingkungan dan SDA berkelanjutan. Pemprov NTT mengantisipasi perubahan iklim, krisis air, dan bencana lewat adaptasi iklim dan ketahanan pangan.
Kelima, memperkuat tata kelola dan fiskal daerah. Pemprov NTT mendorong birokrasi cepat, digitalisasi, dan integrasi data. “Setiap program harus tepat sasaran, efisien, dan akuntabel,” katanya.
Target Ekonomi NTT 2027 Tumbuh di Atas 5,14 Persen
Melki optimistis lima prioritas itu mendorong ekonomi NTT tumbuh di atas 5,14% capaian 2025. Sektor konstruksi, pertanian, perikanan, industri, dan pariwisata jadi motor utama. Pemprov NTT juga menargetkan pengangguran terbuka di 2,30-2,89% dan kemiskinan di bawah 17,5%.
Musrenbang ini menyatukan aspirasi dari desa hingga provinsi. Melki menekankan sinergi pentahelix pemerintah, dunia usaha, akademisi, pers, dan masyarakat untuk percepatan pembangunan. Hadir dalam kegiatan Wakil Gubernur Johni Asadoma, DPD RI Abraham Paul Liyanto, DPRD NTT, Forkopimda, dan kepala daerah se-NTT.
