Pemprov NTT Pertahankan WTP ke-11 Beruntun BPK RI 2025

Wakil Ketua BPK RI Budi Prijono serahkan LHP WTP ke-11 ke Gubernur NTT Melki Laka Lena, disaksikan Ketua DPRD Emi Nomleni 2025

Kupang, https//bintang-1.comPmprov NTT Pertahankan WTP ke-11 Beruntun BPK RI 2025. Catatan Mahal bagi seluruh masyarakat NTT. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menorehkan catatan manis. Untuk ke-11 kalinya secara beruntun, Pemprov NTT berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan dilakukan Wakil Ketua BPK RI Budi Prijono kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Ketua DPRD NTT Emelia Nomleni. Acara berlangsung saat Rapat Paripurna ke-76 DPRD NTT, Kamis 4/6/2026.

Wagub Johni Asadoma, Kepala BPK Perwakilan NTT Triyantoro, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, hingga insan pers turut hadir.

Lolos 4 Kriteria Ketat BPK

Budi Prijono menjelaskan, Pemprov NTT memenuhi 4 kriteria pemeriksaan: kesesuaian standar akuntansi, kecukupan informasi, kepatuhan regulasi, dan efektivitas pengendalian intern.

“Kami ucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya. Ini hasil sinergi baik Pemprov, DPRD, dan BPK RI. Semoga terus dipertahankan,” kata Budi.

Meski WTP, BPK tetap berikan catatan dan rekomendasi yang wajib ditindaklanjuti.

Foto bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena, Ketua DPRD Emi Nomleni, Wakil Ketua BPK RI Budi Prijono usai serah terima LHP WTP ke-11 tahun 2025
Foto bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena, Ketua DPRD NTT Emi Nomleni, Wakil Ketua BPK RI Budi Prijono, dan Forkopimda usai Rapat Paripurna penyerahan LHP BPK RI atas LKPD Pemprov NTT TA 2025, Kamis 4 Juni 2026.

DPRD: Setiap Rupiah Adalah Amanah Rakyat

Ketua DPRD NTT Emelia Nomleni menegaskan pemeriksaan BPK bukan formalitas. “Ini amanah konstitusi. Setiap rupiah uang rakyat wajib dipertanggungjawabkan secara moral dan profesional,” ujarnya.

DPRD minta rekomendasi BPK ditindaklanjuti serius: perbaiki sistem, perkuat pengawasan, dan tingkatkan pelayanan publik.

Gubernur Melki: Wajib Hukumnya Ditindaklanjuti

Gubernur Melki Laka Lena berterima kasih ke BPK RI. “Opini WTP ini wujud nyata komitmen Pemprov NTT bersama DPRD untuk tata kelola transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Melki pastikan semua temuan BPK segera dirapatkan dan diselesaikan sesuai regulasi. “Wajib hukumnya kita tindaklanjuti,” ujarnya.

Dengan WTP ke-11 ini, Pemprov NTT diharapkan terus jaga akuntabilitas demi good governance dan kesejahteraan masyarakat NTT.

Artikel Selanjutnya  HANTAVIRUS: KENALI GEJALA, CEGAH PENULARAN DARI TIKUS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *