Alor, Bintang-1.com/Perayaan HUT ke-76 Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia di Kalabahi, Kabupaten Alor, berlangsung meriah pada Senin (25/5/2026). Ribuan peserta mengikuti pawai dan karnaval dari SMA Santo Yoseph Kalabahi menuju GMIT Pola Tribuana Kalabahi.
Kehadiran Gubernur Bikin Suasana Makin Semarak
Kehadiran Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena membuat suasana semakin semarak. Sejak tiba di lokasi, masyarakat dan peserta pawai menyambutnya dengan hangat. Sorak-sorai dan sapaan warga terdengar sepanjang kegiatan. Warga menilai kehadiran Gubernur sebagai bukti kedekatan pemerintah dengan masyarakat Alor.
Gubernur Melki hadir bersama Ketua Umum PGI Pdt. Jacklevyn Manuputty, Wakil Ketua Majelis Sinode Harian GMIT Pdt. Saneb Y. Ena Blegur, dan Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo. Bersama-sama mereka melepas peserta pawai dan karnaval HUT PGI.

Pawai 2 Kilometer dengan semangat Tinggi
Prosesi pelepasan ditandai dengan melepas burung merpati. Gubernur NTT, Ketua Umum PGI, Wakil Ketua Sinode GMIT, dan Wakil Bupati Alor melakukan pelepasan sebagai simbol damai, persaudaraan, dan kebersamaan.
Setelah itu, ribuan peserta berjalan kaki menyusuri Kota Kalabahi sejauh kurang lebih dua kilometer. Meski jaraknya cukup jauh dan cuaca panas, semangat peserta tidak surut. Masyarakat justru memadati sepanjang jalan untuk menyaksikan pawai dan menyapa Gubernur NTT.
Sepanjang perjalanan, Gubernur Melki beberapa kali menyapa warga yang berdiri di pinggir jalan. Banyak warga menyampaikan salam, berjabat tangan, bahkan memeluknya sebagai bentuk kasih sayang.
Toleransi Terlihat dari Aksi Warga Muslim
Dalam sambutannya, Gubernur Melki mengapresiasi semangat persaudaraan dan toleransi masyarakat Alor.
“Perayaan ini bukan hanya sukacita umat Kristiani. Perayaan ini juga menunjukkan kekuatan persaudaraan dan toleransi masyarakat Alor yang luar biasa. Semangat seperti inilah yang memperkuat kita untuk membangun NTT bersama-sama,” ujar Melki Laka Lena.
Ia menambahkan, suasana kebersamaan dalam HUT PGI memperlihatkan wajah NTT yang damai dan saling menghormati antarumat beragama.
Toleransi itu terlihat nyata saat masyarakat Muslim di Kalabahi membagikan air mineral, kacang hijau, dan minuman dingin kepada peserta pawai, termasuk kepada Gubernur NTT.
Gubernur Melki mengaku terharu melihat aksi spontan tersebut.
“Saya bangga dan terharu melihat kebersamaan masyarakat Alor. Ini contoh toleransi yang hidup dan tumbuh nyata di tengah masyarakat kita,” katanya.
Ketua Umum PGI Pdt. Jacklevyn Manuputty juga menyebut perayaan ini sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
“Kami bersyukur masyarakat Alor memperlihatkan wajah Indonesia yang sesungguhnya: hidup dalam damai, saling melayani, dan saling mendukung tanpa membedakan agama maupun latar belakang,” ujar Jacklevyn.
Deklarasi Ekoteologi dan Dukungan untuk UMKM
Setibanya di GMIT Pola Tribuana Kalabahi, Gubernur NTT dan Ketua Umum PGI menandatangani Deklarasi Praksis Ekoteologi Maritim Alor. Keduanya juga menanam pohon sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan.
Sebelum acara resmi dimulai, Gubernur Melki mengunjungi stan UMKM. Ia membeli kuliner dan kain tenun khas Alor untuk mendukung pelaku UMKM lokal.
#AyoBangunNTT
Penulis – Foto: Yoseph Purek
